Apa Perbedaan Oven dan Microwave? (Kelebihan dan Kekurangan)

Apa perbedaan oven dan microwave? Banyak orang yang tidak mengetahui perbedaan keduanya. Bagi sebagian orang keduanya sering dianggap sama, apalagi untuk yang belum pernah memilikinya sama sekali. Meski mirip dan sama-sama bisa menghangatkan makanan, tapi fungsi dan cara kerjanya berbeda. Supaya tidak salah pilih, Anda harus tahu perbedaan oven dan microwave serta apa saja kelebihan dan kekurangannya.

Perbedaan Oven dan Microwave

Oven adalah peralatan memasak yang menggunakan ruangan tertutup untuk menjebak hawa panas. Hawa panas di dalam oven yang tinggi kemudian digunakan untuk memanggang, memanaskan, atau mengeringkan makanan. Di Indonesia sendiri, ada oven yang menggunakan panas bersumber dari batu bara, kayu bakar, tabung gas, dan yang paling modern adalah dari tenaga listrik.

perbedaan oven dan microwave

Sementara itu, Microwave menggunakan radiasi gelombang mikro untuk memanaskan makanan. Alat ini menggunakan gelombang berfrekuensi 2450 MHz yang bisa diserap oleh air, gula, dan lemak dalam makanan. Saat gelombang terserap ke dalam makanan, molekul cair dalam makanan akan saling bertumbukan dan akhirnya menghasilkan panas. Proses pemanasan yang biasa disebut dielektrik ini dapat memanaskan makanan lebih cepat.

Dari penjelasan di atas, kita bisa membedakan Oven dan Microwave dari dua hal, yaitu:

1. Perbedaan Cara Kerja Oven dan Microwave

Oven yang menggunakan listrik memanfaatkan elemen pemanas untuk mengubah energi listrik jadi panas. Suhu panas tersebut kemudian disebarkan ke seluruh ruangan di dalam oven. Proses pematangan makanan didapatkan dari besarnya udara panas yang terkumpul. Makanan yang dipanaskan dengan oven, sisi luarnya cenderung lebih matang dibanding bagian tengahnya. Ini dikarenakan proses pemanasan berlangsung dari bagian luar lalu ke dalam.

Sementara itu, Microwave memanfaatkan gelombang mikro untuk membuat molekul air di dalam makanan bergerak cepat dan saling bertumbukan. Proses ini kemudian akan menghasilkan panas. Semakin cepat molekul air bergerak maka semakin panas pula suhu yang dihasilkan. Proses pematangan makanan berlangsung dari dalam lalu ke luar. Oleh karena itu, makanan yang dipanaskan dengan Microwave lebih merata dibanding Oven.

2. Perbedaan Lama Pemanasan dan Listrik yang Dibutuhkan

Memanaskan makanan atau membuat kue dengan oven membutuhkan waktu lebih lama. Ini dikarenakan panas yang dihasilkan tidak langsung mengarah ke makanan melainkan tersebar ke seluruh ruangan oven. Selain itu, meskipun konsumsi listriknya lebih rendah tapi mengingat proses masak yang lebih lama membuat konsumsi listrik oven sangat besar.

Di sisi lain, Microwave membutuhkan waktu lebih singkat untuk memanaskan makanan. Proses pemanasan langsung ke makanan yang sedang dimasak. Walaupun konsumsi listrik Microwave sangat besar tapi karena proses pemanasan lebih cepat maka konsumsi listriknya cukup hemat.

Kelebihan dan Kekurangan Oven dan Microwave

Dari informasi di atas, kita bisa menyimpulkan beberapa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki Oven dan Microwave. Keduanya juga memiliki kelebihan saat dipakai memasak menu makanan tertentu.

Kelebihan Oven

  • Cocok untuk memasak makanan yang dipanggang, dibakar, dan dikeringkan. Di tengah proses pemasakan Anda bisa mengambil lalu membalik makanan serta menambahkan bumbu
  • Oven cocok untuk membuat aneka roti, cake, dan kue kering yang memiliki tekstur kulit luar kering dan bagian dalam yang empuk.

perbedaan oven dan microwave

Kekurangan Oven

  • Boros listrik karena proses masak yang lama akan terus mengurasi daya listrik. Oven yang menggunakan gas juga sama borosnya karena untuk mematangkan makanan butuh waktu lama, maka dari itu energi yang dikonsumsi juga tidak sedikit
  • Panas dari oven menyebar ke segala sudut, oleh karena itu harus waspada saat mengambil makanan dari dalam oven, bisa-bisa Anda terkena luka bakar yang tentu sangat menyakitkan.

Itu dia kelebihan dan kekurangan Oven. Oven cocok digunakan untuk memasak kue atau makanan tradisional Indonesia yang banyak dipanggang, kaya bumbu, dan tekstur kering di luar dan lembut di dalam. Lalu apa saja kelebihan dan kekurangan Microwave?

Kelebihan Microwave

  • Bisa menghasilkan makanan yang bebas minyak. Microwave bisa digunakan untuk memasak tanpa minyak. Walaupun hasil masakannya tidak sesempurna saat menggoreng dengan minyak tapi jika Anda sangat takut terkena kolesterol memasak dengan Microwave bisa jadi pilihan terbaik
  • Serba Cepat. Microwave dapat memanaskan makanan lebih cepat dibanding oven. Microwave bisa dipakai untuk memanaskan suhu dan mencairkan makanan beku secara instan. Kecepatan memanaskan makanan inilah yang jadi cara kerja microwave yang paling diunggulkan
  • Lebih hemat listrik dan gas karena proses pemanasan yang sebentar tidak akan mengonsumsi listrik dengan jumlah besar dibanding Oven. Selain itu Anda juga menghemat penggunaan gas karena untuk memanaskan makanan tak perlu bantuan kompor gas lagi.

perbedaan oven dan microwave

Kekurangan Microwave

  • Tidak bisa menghasilkan makanan yang renyah di luar dan lembut di dalam. Ini dikarenakan proses pemanasan makanan berlangsung dari dalam lalu ke luar.
  • Tidak bisa menambah bumbu dan mengeluarkan makanan saat proses masak berlangsung. Ini dikarenakan  ketika makanan dikeluarkan dan dipanaskan kembali maka akan menyedot listrik lebih banyak karena semua proses pemanasan dimulai dari awal.

Perbedaan Oven dan Microwave, Lebih Pilih Mana?

Itu dia perbedaan oven dan microwave dengan masing-masing kelebihan dan kekurangannya. Lebih baik memilih mana? Tentunya bergantung dari kebutuhan Anda sehari-hari. Kalau Anda lebih suka memanggang makanan lebih cepat karena diburu waktu maka pilihlah microwave. Selain itu, agar ruang dapur Anda tetap cantik dan proporsional jangan lupa memilih ukuran microwave sesuai jenis dan kebutuhan agar tepat.

Namun, jika Anda ingin bisa memasak berbagai macam makanan terutama kue dan cake maka pilihlah oven. Walaupun memang lebih afdol jika Anda memiliki keduanya di rumah. 

Leave a Comment