Cara Kerja Microwave: Fungsi Setiap Komponen dan Jenisnya

Pernahkah Anda penasaran bagaimana cara kerja microwave? Microwave adalah salah satu jenis oven yang dipakai untuk menghangatkan makanan secara instan. Selain itu, Microwave juga bisa digunakan untuk merebus, memanaskan, memanggang, dan mencairkan makanan beku. Fungsi Microwave sangat besar untuk membantu proses masak memasak. Microwave juga sangat praktis dan higienis. Untuk menggunakannya, Anda tidak perlu api dan minyak goreng seperti halnya kompor gas.

Cara Kerja Microwave

Microwave adalah salah jenis oven yang menggunakan listrik untuk memanaskan makanan. Cara kerja Microwave pun berbeda dengan oven konvensional. Microwave menggunakan radiasi gelombang mikro untuk memanaskan makanan. Gelombang dengan frekuensi 2500 MHz (2.5 GHz) yang dipancarkan akan diserap oleh air, lemak, dan gula dalam makanan. Gelombang tersebut akan memicu molekul air, lemak, dan gula untuk saling bertumbukan sehingga menghasilkan panas. Oleh karena itu, makanan yang memiliki kandungan air tinggi akan lebih cepat matang jika dimasak dengan Microwave.

Cara Kerja Microwave Oven

Proses pematangan makanan akan dimulai dari bagian dalam lalu keluar. Oleh karena itu, memanaskan makanan dengan Microwave akan menghasilkan makanan yang matang sempurna. Menariknya, selama proses pemanasan makanan, gelombang yang dipancarkan tidak akan diserap oleh wadah makanan yang biasa terbuat dari gelas, plastik khusus tahan Microwave, dan keramik. Wadah makanan akan terasa hangat tapi tidak sepanas makanan sehingga mudah diambil. Di dalam Microwave terdapat piring berputar yang berfungsi memutar makanan selama dipanaskan agar dapat matang secara merata.

Fungsi Setiap Komponen Microwave

Komponen utama Microwave ada 3, yaitu Magnetron, Waveguide, dan Microwave Stirrer. Fungsi setiap komponen Microware berbeda-beda satu sama lain. Saat Microwave bekerja, ketiganya saling bekerjasama untuk memanaskan makanan lebih cepat dan merata.

  1. Magnetron, merupakan inti dari Microwave. Komponen ini bertanggung jawab untuk mengubah energi listrik menjadi radiasi gelombang mikro
  2. Waveguide, adalah komponen yang didesain untuk mengarahkan gelombang mikro. Waveguide gelombang mikro dibuat dari bahan konduktor
  3. Microwave Stirrer, komponen berbentuk baling-baling ini berfungsi menyebarkan gelombang mikro di dalam Microwave. Komponen ini biasanya dikombinasikan dengan piringan yang dapat berputar di tempat tatakan makanan. Gabungan baling-baling dan piring berputar tersebut membuat tingkat kematangan makanan lebih merata.

Jenis-Jenis Microwave Oven

Jenis-jenis Microwave Oven yang ada di pasaran ada 3 jenis. Walau dari segi tampilan fisik tidak berbeda jauh, namun ketiga jenis Microwave tersebut memiliki fungsi berbeda. 3 jenis Microwave tersebut adalah:

1. Microwave Biasa

Adalah jenis Microwave yang umum digunakan di dalam rumah. Fungsinya sangatlah dasar yaitu memanaskan makanan saja. Microwave jenis ini sebenarnya bisa digunakan untuk memasak, namun yang simpel saja seperti memasak mie rebus atau membuat sop. Selain itu, Microwave biasa juga digunakan untuk mencairkan daging beku agar bisa diolah lebih cepat.

Cara Kerja Microwave Oven

2. Microwave Grill

Selain bisa memanaskan makanan, Microwave ini juga bisa untuk memanggang. Biasanya Microwave ini memiliki alas berjeruji yang digunakan untuk memanggang makanan. Microwave jenis ini bisa Anda gunakan untuk panggang ikan, ayam, daging, dan lain sebagainya. Mengingat ukuran Microwave yang tidak besar, Anda juga tidak bisa memanggang daging yang ukurannya terlalu besar.

Cara Kerja Microwave Oven

3. Convection Microwave

adalah gabungan dari Microwave dan Oven konvensional. Microwave jenis ini bekerja dengan cara memanaskan makanan dengan suhu panas dan gelombang mikro. Makanan yang dimasak dengan Microwave ini akan cepat matang dan permukaannya terlihat kecoklatan. Microwave Convection sangat dianjurkan untuk Anda yang senang membuat kue Brownies atau Pizza karena akan memberikan tekstur garing di luar dan matang sempurna di dalam.

Cara Kerja Microwave Oven

Kelebihan dan Kekurangan Microwave Oven

Microwave memiliki kelebihan dibanding Oven konvensional. Kelebihan Microwave adalah:

  • Waktu memasak dan memanaskan makanan lebih singkat karena menggunakan gelombang mikro untuk memanaskan makanan
  • Lebih sehat karena untuk memanaskan makanan Anda tidak membutuhkan minyak goreng. Selain itu, makanan yang dimasak dengan Microwave memiliki kandungan lemak dan kalori lebih rendah karena kandungan tersebut banyak yang hilang saat proses memasak berlangsung
  • Lebih mudah mengatur suhu. Dengan Microwave Anda bisa mengatur suhu pemanasan makanan secara akurat jadi tak perlu khawatir makanan gosong.

Selain beberapa kelebihan di atas, ternyata ada juga kekurangan Microwave dibanding Oven konvensional. Apa saja?

  • Tidak bisa menggunakan sembarang wadah, karena saat menggunakan Microwave disarankan untuk tidak memakai wadah logam karena gelombang mikro tidak bisa menembusnya. Hindari wadah plastik atau melanin yang tidak Microwave Safe karena bisa mengeluarkan zat kimia berbahaya saat terkena gelombang mikro
  • Tidak bisa buka tutup pintu Microwave karena kalo terlalu sering buka tutup akan membuat makanan tidak matang sempurna
  • Tidak bisa menghasilkan makanan garing dan kecokelatan, karena gelombang mikro akan memanaskan makanan dari dalam baru keluar sehingga kulit luar makanan tidak bisa menjadi renyah atau berwarna kecokelatan.

Nah itu dia informasi lengkap mengenai cara kerja microwave oven termasuk apa saja fungsi setiap komponen dan jenis-jenis microwave di pasaran. Microwave bisa dijadikan alternatif untuk memanaskan dan memasak makanan yang lebih sehat. Namun perlu diingat konsumsi listrik yang besar perlu Anda pertimbangkan untuk memilikinya di rumah.

Leave a Comment