Cara Memilih Ukuran Kulkas yang Sesuai dengan Kebutuhan

Memilih kulkas untuk di rumah tidak boleh sembarangan. Asal-asalan pilih kulkas bisa bikin rumah terlihat sempit, makanan mubazir terbuang, dan tagihan listrik membengkak. Kok bisa ? Kapasitas penyimpanan kulkas bukan diukur dari ukuran fisiknya saja. Anda harus mengetahui ukuran liter yang sanggup ditampung. Apalagi di pasaran ada banyak pilihan kulkas. Kalo asal pilih nanti kulkas yang Anda beli bisa gak sesuai dengan kebutuhan.

cara memilih ukuran kulkas

Bagi Anda yang berencana beli kulkas atau lemari es. Selain mempertimbangkan merk dan harga, pertimbangkan juga mengenai ukurannya. Berikut ini cara memiliki ukuran kulkas yang tepat sesuai kebutuhan.

1. Ukuran Kulkas di Bawah 250 Liter

Kapasitas atau ukuran kulkas di bawah 250 liter cocok untuk Anda yang masih tinggal sendiri atau punya jumlah anggota keluarga yang sedikit (2-3 orang). Kapasitas sebesar ini sudah sangat cukup untuk Anda yang sering memasak setiap hari. Karena lebih sering masak, jadi tidak banyak penumpukan bahan makanan di dalam lemari es. Kapasitas 100-250 liter cukup untuk menyimpan cadangan makanan keluarga selama seminggu.

2. Ukuran Kulkas 200-450 Liter

Kapasitas lemari es 200 – 450 liter cocok untuk Anda yang memiliki jumlah anggota keluarga yang lumayan banyak (3-5 orang). Kapasitas sebesar ini juga cukup untuk Anda yang senang memasak setiap hari. Biasanya kulkas dengan kapasitas sebesar ini sudah dibekali freezer terpisah di atas. Dengan begini, Anda bisa menyimpan makanan yang harus dibekukan secara terpisah dari makanan lain yang sering keluar masuk kulkas.

3. Ukuran Kulkas di Atas 450 Liter

Kulkas dengan kapasitas di atas 450 liter cocok untuk Anda yang punya banyak anggota keluarga di rumah. Ukuran yang besar memungkinkan Anda simpan lebih banyak bahan makanan di dalam kulkas. Selain itu, biasanya kulkas dengan ukuran besar punya banyak kompartemen dan pintu. Anda bisa pisahkan mana bagian yang paling sering dibuka dan mempertimbangkan menaruh makanan di dalam satu tempat. Tujuannya agar mencegah bahan makanan lain cepat busuk akibat kulkas terlalu sering dibuka tutup.

4. Sesuaikan Ukuran dengan Luas Dapur

Supaya pas, ukur terlebih dulu luas dapur khususnya tempat Anda menaruh kulkas. Setelah itu, catat panjang, lebar, dan tinggi kulkas yang ideal. Untuk memudahkan Anda mengetahui ukuran kulkas. Berikut ini panduan rumus P X L X T dari kulkas. Supaya tidak salah hitung, ukur dari sisi atau bagian terluarnya.

ukuran kulkas yang benar

  • Panjang: Dihitung pada bagian depan dari sisi ke sisi
  • Lebar: Dihitung dari bagian depan ke belakang
  • Tinggi: Dihitung dari bagian paling atas hingga ke lantai.

5. Periksa Arah Bukaan Pintu Kulkas

Sebelum beli kulkas, perhatikan dulu arah bukaan pintunya. Jangan sampai nanti Anda kesulitan saat membuka pintu kulkas karena terhalang benda lain di dapur. Biasanya pintu kulkas dibuka ke arah kanan. Namun ada juga pintu kulkas yang bisa dibuka ke kiri atau kanan dan kiri. Jika kamu memilih kulkas yang bukaan pintunya ke kanan, pastikan tidak ada benda yang menghalangi pintu kulkas saat dibuka maksimal.

6. Sesuaikan Fitur dan Spesifikasi Kulkas

Bagi Anda yang sering menyimpan bahan makanan beku seperti ice cream, chicken nugget, kentang beku, daging, dan sayuran beku lebih baik pilih kulkas yang punya freezer. Akan lebih baik jika membeli kulkas yang punya kompartemen freezer terpisah. Selain itu, bagi Anda yang tidak suka membersihkan bunga es sebaiknya jangan beli kulkas 1 pintu. Kulkas 2 pintu punya freezer terpisah sehingga tidak akan memunculkan bunga es. Kulkas Anda akan terlihat lebih rapi, namun tagihan listriknya pasti akan lebih mahal.

Leave a Comment