Skip to content
Home » Info » Apa Perbedaan AC Standard, AC Low Watt, dan AC Inverter ?

Apa Perbedaan AC Standard, AC Low Watt, dan AC Inverter ?

Saat ini teknologi AC semakin canggih. Jenis AC di pasaran juga semakin beragam. AC yang beredar di pasaran umumnya terbagi menjadi 3 jenis, yaitu: AC Standar, AC Low Watt, dan AC Inverter. Apa perbedaan AC Standard, Low Watt, dan Inverter ? Meskipun ketiganya sama-sama berfungsi untuk mendinginkan ruangan, namun setiap jenis AC memiliki keunggulannya masing-masing.

AC Standard

Jenis AC Standard memiliki kompresor yang bekerja dengan cara On/Off. Saat suhu di ruangan sesuai dengan yang diinginkan, kompresor akan mati secara otomatis. Saat suhu naik pada derajat tertentu, kompresor kembali aktif untuk menurunkan suhu ke tingkat yang Anda inginkan. Kompresor AC akan nyala dan mati berulangkali selama durasi penggunaan.

perbedaan ac standard dan low watt

Daya listrik yang dibutuhkan kompresor saat menyala kembali sama seperti saat AC baru dinyalakan. Hal inilah yang membuat konsumsi listrik AC jenis standard cukup tinggi. Untuk menghemat listrik AC Anda bisa kunjungi artikel berikut ini > Tips Menghemat Listrik AC.

AC Low Watt

AC Low Watt memiliki daya listrik lebih rendah dibanding AC Standard. Hal ini disebabkan karena AC Low Watt mengurangi kerja kompresor atau menggunakan kompresor yang lebih kecil. Jika Anda menggunakan AC jenis Low Watt, tagihan listrik Anda tidak akan sebesar saat menggunakan AC jenis Standard. AC Low Watt lebih lambat dalam mendinginkan ruangan. Alasannya karena menggunakan kompresor yang lebih kecil.

perbedaan ac standard low watt dan inverter

Sama seperti AC Standard, AC jenis Low Watt tidak cocok untuk penggunaan terus menerus. Disarankan untuk mengaktifkan fitur Timer sehingga ketika suhu sudah dingin dan Anda sudah cukup nyaman dengan suhu tersebut, AC bisa mati secara otomatis.

Baca Juga  10 Sepeda Lipat Terbaik 2020 Jenis & Cara Memilihnya

AC Inverter

AC jenis Inverter memiliki teknologi yang lebih canggih dibanding 2 jenis AC di atas. Teknologi Inverter membuat AC dapat bekerja maksimal dengan konsumsi listrik lebih rendah. AC Inverter memiliki kompresor yang bisa berubah sesuai kebutuhan. AC ini memiliki sensor suhu yang berfungsi mendeteksi suhu dan mengatur kerja kompresor.

perbedaan ac low watt dan inverter

Saat suhu ruangan sudah mencapai suhu yang diinginkan, kompresor akan bekerja lebih lambat. Dalam kondisi ini, kompresor hanya bekerja untuk mempertahankan suhu saja. Hal inilah yang membuat konsumsi listrik AC jenis Inverter lebih hemat dibanding AC lainnya. Tidak tanggung-tanggung, AC Inverter dapat menghemat listrik hingga 65%.

Karena kecepatan kompresor bisa diatur, AC Inverter cocok digunakan terus menerus. Sayangnya harga AC jenis Inverter lebih mahal. Di samping itu, perawatannya pun tidak semudah AC Low Watt dan Standard.

Perbedaan AC Standard, AC Low Watt, dan AC Inverter

Perbedaan AC Standard, Low Watt dan Inverter ada di harga, kompresor, dan konsumsi listriknya. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

1. Perbedaan Harga AC Standard, Low Watt, dan Inverter

Dari segi harga AC Low Watt adalah yang paling murah dibanding jenis AC lainnya. Ini karena AC jenis ini menggunakan kompresor yang lebih kecil. Harga AC Standard ada di tengah-tengah. Harga AC jenis Inverter adalah yang paling mahal karena lebih canggih dan masih tergolong terknologi AC paling baru.

2. Perbedaan Kompresor AC Standard, Low Watt, dan Inverter

Perbedaan AC selanjutnya adalah dari segi kompresornya. AC Low Watt menggunakan kompresor yang lebih kecil daripada kompresor AC Standard. Namun cara kerjanya sama, yaitu ON/OFF. Karena ukuran kompresor AC Low Watt lebih kecil, AC jenis ini lebih lambat mendinginkan ruangan. Sebaliknya, AC Standard memiliki kompresor lebih besar sehingga bisa mendinginkan ruangan lebih cepat.

Baca Juga  Inilah Penyebab Kulkas Tidak Dingin & Cara Menanganinya

AC Inverter memiliki kompresor yang dapat diatur kecepatannya. Saat AC baru dinyalakan kompresor akan bekerja maksimal untuk mendinginkan ruangan. Namun, saat suhu ruangan sudah mencapai level yang diinginkan kompresor akan melambat. Saat melambat, kompresor hanya bekerja untuk menjaga suhu ruangan agar tetap berada di level suhu yang diinginkan.

3. Perbedaan Konsumsi Listrik AC Standard, Low Watt, dan Inverter

AC Inverter mengkonsumsi listrik yang besar di awal namun kecil di akhir sehingga cocok untuk digunakan terus menerus. Karena semakin lama konsumsi listrik terus menurun, maka total daya yang dikonsumsi lebih rendah dibanding AC Low Watt dan Standard. AC Low Watt dan Standard tidak bisa mengontrol kerja kompresor. Hal ini mengakibatkan kompresor bekerja maksimal dari awal AC dinyalakan hingga dimatikan. Jika dibandingkan, konsumsi listrik AC Inverter 65% lebih hemat dibanding AC Low Watt dan Standard jika sama-sama digunakan dalam waktu lama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top