Mengetahui Sejarah Telepon Dari Dulu Hingga Kini, Lengkap!

Apakah Anda sudah mengetahui sejarah telepon? Jika belum tahu, Gagastekno kali ini akan membahasnya secara lengkap pada artikel ini. Telepon merupakan sebuah alat komunikasi yang kini sudah mencapai titik perkembangan yang sangat mutakhir.

Mungkin beberapa dekade lalu, kepemilikan telepon di Indonesia belum seberkembang seperti sekarang. Pada tahun 90an, disetiap jalan kita akan melihat telepon umum yang mana pengoperasiannya menggunakan koin atau kartu telepon.

Setelah itu, warung telepon yang disebut dengan wartel mengalami perkembangan yang cukup pesat pada akhir tahun 90an dan awal 2000an. Namun, karena kemunculan telepon genggam atau ponsel, perlahan-lahan, warung telepon tertelan oleh jaman.

Sejarah Telepon

Telepon digunakan tidak hanya untuk kepentingan penting seperti pekerjaan, namun untuk kepentingan personal seperti menjalin hubungan dengan orang terkasih. Dengan adanya telepon kita dapat dengan secara realtime bertegur sapa dengan orang yang tinggal lebih jauh.

Sejarah Telepon Secara Lengkap

Berkomunikasi adalah salah satu hal yang paling penting dalam kehidupan manusia. Dengan berkomunikasi manusia dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. Sebelum mengenal telepon, untuk berkomunikasi jarak jauh, manusia menggunakan surat ataupun telegraf. Ketika menggunakan surat, pesan pun lama sampai, sehingga waktu yang digunakan tidak efisien. Maka dari itu, telegraf diciptakan dan manusia beralih kepada teknologi tersebut.

Penggunaan telegraf begitu ramai pada pertengahan tahun 1800an sehingga membuat kantor-kantor telegraf begitu sibuk. Penggunaan telegraf yaitu dengan mengirimkan pesan dalam bentuk titik dan garis yang dikenal sebagai kode atau sandi morse. Penyampaian pesan pun dapat secara langsung dan lebih cepat dibandingkan surat.

Sejarah Telepon

Seorang peneliti bernama Alexander Graham Bell melakukan percobaan terhadap listrik, bunyi, dan juga telegraf untuk menyempurnakan alat telekomunikasi. Lalu disitu sejarah telepon bermula. Pada tahun 1865, Alexander Graham Bell mencoba mengukur tinggi-rendah nada dan juga getaran bunyi sehingga karena percobaan ini, Bell ingin melakukan penelitian tentang apakah bisa bunyi dikirim melalui kawat telegraf secara elektronik.

Sejarah Telepon

Lalu Bell merancang sebuah alat yang dinamakan telegraf harmonis yang kemudian terbesit dibenaknya untuk memunculkan gagasan untuk membuat sebuah benda yang bernama telepon karena penelitiannya tentang gelombang bunyi yang berjalan melalui telinga manusia.

Pada tahun 1875, di awal pengembangan proyeknya, Alexander Graham Bell dibantu Thomas Watson, seorang asistennya. Kemudian pada 7 Maret 1876, Bell mengajukan hak paten atas alat yang diciptakannya yang dapat menghantarkan bunyi.

Pada awal dipromosikannya produknya kepada masyarakat umum, telepon dapat melintasi jarak 8 mil. Lalu Bell menyempurnakan telepon dan memperluas jaringannya melalui Bell Telephone Company. Kemudian, telepon berkembang yang selanjutnya pada tahun 1915 telepon dapat berkomukasi lintas negara bagian yakni dari New York ke San Fransisco.

Pada tahun 1956 kawat telepon internasional pertama yang mampu melintasi Samudra Atlantik diciptakan. Dan juga satelit telepon pertama pun diciptakan dan diterbangkan ke luar angkasa. Mulai dari situ, pengguna telepon dapat menggunakannya hingga antar samudra.

Sejarah Telepon Seluler atau Telepon Genggam

Setelah mengetahui sejarah telepon, kami akan menjelaskan sejarah perkembangan sejarah teknologi telepon selular. Setelah telepon semakin berkembang, kini munculah sebuah teknologi yang mana memungkinkan manusia untuk berkomunikasi jarak jauh ketika sedang tidak berada di dekat pesawat telepon yakni telepon genggam atau telepon seluler. Ponsel atau telepon seluler hadir sebagai teknologi dari gabungan teknologi radio dengan teknologi komunikasi telepon.

Sejarah Telepon

Telepon dikembangkan oleh Alexander Graham Bell, sedangkan pada jauh hari, pada tahun 1880 seorang ilmuwan, Nikola Tesla menemukan teknologi komunikasi tanpa kabel atau wireless yang kemudian dikenalkan oleh Guglielmo Marconi. Namun, perkembangan digital wireless dan komunikasi seluler dimulai pada tahun 1940 ketika teknologi telepon tanpa kabel menunjukkan eksistensinya ke masyarakat.

Hingga saat kini teknologi wireless atau nirkabel menjadi teknologi telepon seluler diantaranya: GSM (Global System for Mobile System), CDMA (Code Division Multiple Access), dan AMPS (Advance Mobile Phone System).

AMPS (Advance Mobile Phone System)

Teknologi ini merupakan teknologi generasi pertama telepon selular. Rentang frekuensi teknologi ini hanya berada diantara 824 MHz hingga 894 MHz. Telepon ini tidak dapat digunakan untuk hal lain selain telepon.

GSM (Global System For Mobile Telecommunication)

GSM merupakan teknologi yang hingga kini masih digunakan oleh beberapa masyarakat. Teknologi ini merupakan generasi kedua setelah AMPS yang pertama kali dirilis pada tahun 1991. Teknologi ini semakin berkembang karena penggunaan sistem digital yang membuat pengembang mampu menggunakan algoritma dan juga memungkinkan penggunaan VLSI (Very Large Scale Integration).

CDMA (Code Division Multiple Access)

Yang terakhir adalah generasi ketiga yakni CDMA. Teknologi ini menggunakan teknik penyebaran spektrum. Ketika GSM menggunakan time division multiplexing, CDMA tidak mengirimkan penanda pada frekuensi khusus. Selain itu, setiap channel menggunakan spektrum secara penuh.
Demikian artikel Gagastekno kali ini tentang sejarah telepon. Semoga bermanfaat!

Leave a Comment