Mengetahui Resolusi Layar Lebih Dalam dan Apa saja Jenisnya

Seiring berjalannya waktu, resolusi layar yang Anda gunakan semakin banyak jumlah pikselnya. Di samping itu, semakin besar piksel yang ada pada layar, semakin tajam pula gambar yang ditampilkan. Pada artikel Gagastekno kali ini, kami akan membahas mengapa resolusi layar terus berkembang hingga saat kini.

Resolusi Layar

Resolusi pada layar secara signifikan penting bagi Anda pengguna komputer. Apa lagi untuk para gamers dan penikmat home theater.

Resolusi yang semakin besar akan menambah kenikmatan bermain game dan juga menonton film. Kini resolusi 4K atau Ultra HD sudah mulai merebak ke pasaran. Peminatnya pun masih banyak. Sudah tentu TV berlayar besar akan semakin nikmat ditonton ketika gambar yang ditampilkan tajam. Oleh karena itu, piksel yang semakin banyak akan menampilkan gambar yang semakin tajam dan jernih.

Kami tidak hanya memberikan beberapa informasi terkait resolusi layar sekarang ini, namun juga tentang sejarah resolusi pada layar dan televisi. Bagi Anda yang penasaran, yuk ikuti sampai habis.

Sebelumnya kami juga sudah pernah menulis tentang sejarah layar monitor.

Sejarah Resolusi Layar

Seperti yang kita ketahui bahwa monitor adalah perangkat yang sangat penting apalagi untuk kepentingan hiburan. Layar atau monitor merupakan perangkat atau device yang berfungsi sebagai alat penampil gambar. Gambar yang muncul pada monitor merupakan proses yang dihasilkan oleh GPU atau kartu VGA.

Monitor atau layar memiliki fungsi lain yakni sebagai alat penampil informasi dan data yang berguna untuk pengguna komputer. Bila Anda pengguna komputer, monitor atau layar merupakan perangkat paling krusial. Apabila merujuk pada bahasa latin, benda ini memiliki arti pengingat atau penyiar. Biasanya monitor terdiri dari perangkat display, sirkuit, casing, dan power suply.

Kini monitor sendiri sudah sampai ke teknologi LED yang mana memiliki tubuh yang lebih ringkas dan tipis daripada monitor yang dulu pernah Anda lihat, model CRT atau tabung. Asalnya, monitor atau layar komputer memiliki kegunaan yang sangat berbeda dengan televisi yang mana monitor digunakan untuk pemrosesan data ketika televisi digunakan untuk hiburan. Lalu, mulai dari tahun 1980an hingga kini, monitor dapat digunakan untuk keduanya.

Pada monitor dan televisi sendiri dikenal dengan istilah aspect ratio. Aspect ratio merupakan hubungan proporsional antara lebar dan tinggi. Hal ini ditunjukan dengan tanda titik dua yang menunjukkan kordinat. Aspect ratio yang umum yang beredar pada monitor di pasaran adalah 5:4, 4:3, 16:10, dan 16:9.

Sejarah Aspect Ratio

Pada resolusi layar, aspect ratio adalah hal yang sangat melekat. Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, aspect Ratio yang ada pada monitor yang muncul di pasaran diantaranya adalah 4:3, 16:10, 16:9, dan 5:4. Namun ada beberapa aspect ratio yang lain yang sebaiknya diketahui.

Aspect Ratio 4:3 dan 16:10

Hingga tahun 2003, komputer pada umumnya menggunakan aspect ratio 4:3 dan beberapa diantaranya ber-aspect ratio 5:4. Kemudian diantara tahun 2003 dan 2006 monitor dengan aspect ratio 16:10 hadir dan dapat dijadikan alternatif. Pertama aspect ratio 16:10 digunakan untuk laptop dan kemudian digunakan untuk monitor komputer.

Resolusi Layar

Alasan mengapa dihadirkan monitor dengan aspect ratio 16:10 adalah untuk kepentingan produktivitas, pandangan layar lebar untuk menonton film dan juga bermain game.

Resolusi Layar

Aspect Ratio 16:9

Seiring berkembangnya industri komputer, pada tahun 2008, standar aspect ratio monitor untuk laptop dan komputer berpindah dari 4:3 dan 16:10 berubah menjadi 16:9. Sebuah laporan dari DisplaySearch pada tahun 2008, ada beberapa terjadi perpindahan aspect ratio yang digunakan, salah satunya adalah memungkinkan produsen monitor dan komputer untuk mengembangkan produk mereka dengan menawarkan produk dengan layar yang lebih lebar dengan resolusi tinggi sehingga konsumennya dapat dengan mudah mengadopsi produk tersebut.

Resolusi Layar

Kemudian, dimulai tahun 2010, semua produsen laptop dan monitor komputer semakin banyak memproduksi monitor dengan aspect ratio 16:9, dan mengurangi monitor yang menggunakan aspect ratio 16:10 dan 4:3. Selain itu, penjualan monitor aspect ratio 4:3 dan 16:10 semakin terbatas. Selanjutnya, pada tahun 2012, resolusi layar Full HD atau 1980 x 1080 semakin banyak digunakan bersamaan dengan resolusi 1366 x 768 yang mana menggantikan resolusi layar 1024 x 768.

Aspect Ratio 3:2

Layar dengan aspect ratio 3:2 pertama kali diluncurkan pada tahun 2013 dengan Chromebook Pixel, dan popularitasnya semakin menanjak pada komputer 2 in 1 seperti Surface Line milik Microsoft. Pada tahun 2018, beberapa produsen berencana dan memproduksi PC portable dengan layar 3:2.

Aspect Ratio 21:9

Beberapa monitor dekstop kelas atas yang menggunakan layar ultrawide diluncurkan mulai tahun 2014. Aspect ratio-nya sudah cocok dengan format anamorfik yang digunakan dalam film. Resolusi layar yang digunakan diantaranya 2560 x 1080, 3440 x 1440, 3840 x 1600.

Resolusi Layar

Aspect Ratio 32:9

Samsung pertama kali meluncurkan layar cekung yang digunakan untuk gaming pada tahun 2017. Layar ini menggunakan aspect ratio 32:9 dan resolusi 3840 x 1080.

Resolusi Layar

Aspect Ratio 256:135

Beberapa monitor atau layar mengikuti standar teknologi Digital Cinema Initiatives 4K yang mana standar resolusi layar 4096 x 2160 dan aspect ratio 256:135.

Berikut tabel resolusi layar berserta dengan aspect ratio-nya

Aspect RatioContoh Resolusi
4:3 1024 x 768, 1600 x 1200
5:41280 x 1024
3:2 2160 x 1440, 2560 x 1700
16:101280 x 800, 1920 x 1200
16:91366 x 768, 1920 x 1080
21:92560 x 1080, 3440 x 1440
32:93840 x 1080, 5120 x 1440

Demikian artikel Gagastekno kali ini tentang resolusi layar. Bagaimana? Semoga bermanfaat!

 

Leave a Comment