4 Jenis Lampu yang Paling Sering Digunakan & Kelebihannya

Mengenal jenis jenis lampu perlu Anda ketahui agar Anda dapat memilih secara tepat sesuai dengan kebutuhan dan kegunaannya. Lampu merupakan sebuah benda yang kini sangat penting bagi kehidupan masyarakat perkotaan modern (bahkan masyarakat pedesaan juga membutuhkan lampu).

Coba Anda bayangkan jika tidak ada lampu, Anda akan kesulitan melihat pada malam hari atau ketika berada di tempat yang minim cahaya. Maka dari itu, lampu merupakan benda yang sangat membantu kehidupan Anda.

Jenis Jenis Lampu yang Paling Sering Digunakan

Masing-masing jenis lampu juga memiliki suhu warna yang berbeda. Satuan ukur suhu warna adalah Kelvin. Oleh karena itu untuk mengukur suhu warna masing-masing lampu, Anda harus mengetahui berapa Kelvin suhu warna yang dimiliki lampu yang ingin Anda beli.

Hal ini juga dapat membantu Anda agar lampu yang Anda beli sesuai dengan kebutuhan Anda. Berikut ini informasi tentang jenis jenis lampu dan berapa Kelvin suhu masing-masing lampu yang harus Anda ketahui:

1. Lampu Pijar / Bohlam

Lampu jenis ini dikembangkan oleh seorang pengusaha Asal Amerika Serikat yang bernama Thomas Alva Edison. Pada dasarnya lampu pijar menggunakan filamen tungsten yakni semacam kawat pijar dalam bola kaca yang berisi gas nitrogen, argon, hidrogen, dan kripton sehingga dengan tingkat keterangan yang setara dengan lampu TL, energi yang digunakan lampu pijar lebih banyak.

jenis lampu

Kelebihan dan Kekurangan Lampu Pijar / Bohlam

Kekurangan lampu pijar atau bohlam adalah hanya bertahan hingga 1,000 jam atau kira-kira 10 jam perhari. Jenis lampu ini hanya dapat bertahan hingga 3-4 bulan. Kelebihan lampu pijar atau bohlam adalah dari harganya. Harga lampu jenis ini umumnya terjangkau sehingga sangat cocok untuk kebutuhan sehari-hari. Cahaya yang dihasilkan lampu pijar biasanya berwarna kuning dan derajat suhu warnanya 2500 – 2700 K (Kelvin). Ketika menyala lampu ini terasa hangat.

2. Lampu TL atau Fluorescent

Jenis lampu kedua adalah lampu fluorescent yang sering kita kenal sebagai lampu neon. Lampu jenis ini memiliki bentuk yang beragam diantaranya ada yang memanjang, spiral, atau yang bentuknya mirip dengan lampu pijar. Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, lampu pijar lebih hemat energi daripada lampu pijar karena dengan daya yang sama cahaya yang dikeluarkan lebih terang.

jenis jenis lampu

Kelebihan dan Kekurangan Lampu TL / Fluorescent

Kelebihan utama yang membuat lampu ini unggul adalah lebih tahan lama. Usianya dapat mencapai 15,000 jam atau 10 tahun. Namun itu juga tergantung dengan kualitas lampu TL yang dibeli. Cahayanya pun tidak hanya berwarna putih. Anda juga dapat memiliki lampu neon dengan warna lain seperti kuning. Derajat keterangan lampu TL diantaranya: netral (3500 – 4500 Kelvin), kuning (2700 – 3000 Kelvin), dan putih (5500 – 6500 Kelvin). Kekurangan lampu ini adalah harganya. Harga lampu TL tentunya lebih mahal daripada lampu pijar.

3. Lampu Halogen

Lampu jenis ini umumnya memiliki cermin yang disebut reflektor di bagian belakangnya yang berfungsi untuk memperkuat cahaya yang keluar. Lampu ini sangat cocok untuk menerangi objek tertentu. Lampu ini biasanya digunakan untuk menerangi tanaman, kolam atau patung karena memang digunakan untuk benda secara terfokus.

jenis lampu

Kelebihan dan Kekurangan Lampu Halogen

Derajat lampu halogen diantaranya adalah: Halogen high pressure (putih): 6000 K dan Halogen biasa (kuning): 3000 K. Kelebihan lampu halogen adalah nyala lampunya sangat terang dan fokus ke satu titik. Kekurangannya adalah harganya mahal, dan kurang bagus untuk digunakan menerangi ruangan karena titik terangnya fokus ke satu titik.

4. Lampu LED

jenis lampu terakhir adalah lampu LED. Lampu ini memiliki sistem kerja yang berbeda dengan lampu-lampu yang kami sebutkan sebelumnya karena lampu ini merupakan sirkuit semikonduktor yang memancarkan cahaya ketika dialiri listrik. Lampu LED tidak mengeluarkan panas seperti lampu pijar karena pancaran cahayanya hadir karena melalui aliran listrik.

jenis jenis lampu

Kelebihan dan Kekurangan Lampu LED

Kelebihan lampu LED adalah lebih hemat listrik. Dapat dikatakan jenis lampu ini merupakan lampu dengan pengeluaran energi paling rendah daripada lampu lainnya. Namun sayang, kekurangan lampu ini adalah harganya relatif lebih mahal daripada lampu pijar. Bagi Anda yang ingin menghemat pengeluaran daya listrik, penggunaan lampu LED sangat cocok. Jenis lampu ini juga punya banyak pilihan warna. Anda dapat memiliki lampu LED dengan warna merah, hijau, kuning, atau yang lainnya.

Jenis Lampu Paling Hemat Listrik

Memilih lampu tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kegunaan. Namun jika Anda ingin menghemat energi, gunakan lampu LED. Anda hanya perlu menabung atau mengeluarkan biaya sedikit lebih banyak untuk membeli lampu LED.

Dengan begitu, Anda dapat menghemat pengeluaran untuk konsumsi listrik Anda. Demikian artikel Gagastekno tentang jenis jenis lampu. Semoga artikel ini memberi informasi yang dapat Anda jadikan referensi ketika memilih lampu. Dan, semoga bermanfaat! 

Leave a Comment