Cara Memilih Ukuran AC atau PK Sesuai Luas Ruangan

Mengetahui ukuran AC atau besar PK yang dibutuhkan sangat penting untuk diketahui jika Anda ingin memasang AC di rumah. Sebelum mengetahui besar PK yang dibutuhkan, terlebih dulu Anda harus tahu luas ruangan yang akan dipasangi AC. Tujuannya untuk mendapat suhu dingin lebih cepat, tahan lama, dan tidak boros listrik. Besar ukuran AC yang dipasang di kamar tentunya berbeda dengan ruang tamu. Selain itu, karena AC merupakan salah satu produk elektronik yang mengkonsumsi banyak listrik, mengetahui besar PK yang dibutuhkan menjadi sangat penting. Semakin besar PK maka semakin besar pula konsumsi listriknya.

Cara Mengetahui Ukuran AC atau PK yang Benar

Sebelum mulai mempelajari cara mengetahui ukuran AC atau PK, Anda harus tahu apa itu PK. PK sendiri adalah singkatan dari paardkracht. PK digunakan untuk menilai seberapa besar kemampuan atau kapasitas AC dalam mendinginkan sebuah ruangan. Jika ukuran AC atau PK yang dipasang terlalu kecil dari luas ruangan yang ada maka akan membutuhkan waktu lebih lama untuk mendinginkan ruang tersebut. Sebaliknya, jika ukuran AC atau PK lebih besar dari luar ruangan yang seharusnya bisa menyebabkan listrik boros.

ukuran ac

Bagaimana caranya menghitung ukuran AC atau besar PK yang tepat sesuai luas ruangan? Sebelum menghitung PK Anda harus tahu luas ruangan yang akan dipasangi AC. Setelah itu, hitung dengan rumus berikut ini:

(luas ruangan m2) x 500 BTU = ….BTU/h

Angka “500” di atas bisa diganti dengan angka 500 – 800 dengan melihat beberapa faktor, di antaranya: lokasi, lantai dasar atau lantai atas, arah sinar matahari, dan tingkat suhu yang diinginkan. Berikut panduannya:

  • Kalikan dengan 500 BTU jika: kamar di lantai dasar, ditinggali 1 orang, tidak kena sinar matahari atau tidak berjendela, tidak terlalu suka dingin, dan suka suhu ruangan antara 26 atau 27 derajat Celcius
  • Kalikan dengan 600 BTU jika: kamar di lantai dasar atau lantai 2, ditinggali 2 orang, tidak kena sinar matahari, dan suka di suhu ruangan 24 – 26 derajat Celcius
  • Kalikan dengan 700 BTU jika: Kamar di lantai dasar atau lantai atas, ditinggali lebih dari 2 orang, ada jendela dan sinar matahari masuk langsung, dan suka tinggal di suhu udara sejuk 22 – 24 derajat Celcius
  • Kalikan dengan 800 BTU jika: ruangan dibuat dari dak cor beton atau bahan asbes sehingga akan panas jika di siang hari. Atau jika Anda suka suhu ruangan yang dingin antara 21 derajat Celcius di malam hari dan 24 derajat Celcius di siang hari
  • Kalikan dengan 1000 BTU jika: Anda suka tinggal di suhu ruangan yang sangat dingin. Atau jika Anda membutuhkan AC untuk ruang server, komputer, dan lain sebagainya.

Contoh Perhitungan PK AC

Ruangan luas 10m2, ditinggali 2 orang, dan ada jendela serta sinar matahari masuk ke dalam kamar. Maka cara menghitung PK adalah:

10 m2 x 700 BTU: 7000 BTU/h

Setelah mendapatkan hasilnya, kemudian langkah selanjutnya adalah mencari PK berapa yang cocok untuk ruangan tersebut. Mengetahui besaran PK yang cocok untuk sebuah ruangan bisa mengikuti pedoman berikut ini:

  • AC 0.5 PK cocok untuk nilai 5000 BTU/h
  • AC 0.75 PK cocok untuk nilai 7000 BTU/h
  • AC 1 PK cocok untuk nilai 9000 BTU/h
  • AC 1.5 PK cocok untuk nilai 12000 BTU/h
  • AC 2 PK cocok untuk nilai 18000 BTU/h.

Dari hasil perhitungan di atas kita bisa mengetahui bahwa besar PK yang cocok untuk ruangan tersebut adalah AC dengan 0.75 PK. Beberapa produsen AC sudah mencantumkan nilai BTU/h di produknya sehingga akan lebih memudahkan Anda untuk mengetahui ukuran AC dan kemampuannya saat digunakan dalam ruangan.

ukuran ac

Cek Harga Jual AC 1/2 - 2 PK Murah

Cara Mengetahui Ukuran AC atau Besar PK AC Inverter

Cara di atas bisa Anda gunakan untuk mengetahui besar PK AC biasa. Namun jika Anda memilih AC inverter, kami sarankan untuk memilih PK yang lebih besar dari seharusnya. Kenapa? AC Inverter akan menurunkan konsumsi dayanya jika suhu ruangan sudah mencapai suhu yang diinginkan. Meskipun dari satu sisi AC inverter memberikan efisiensi daya yang lebih baik dan mencegah suhu terlalu dingin, AC Inverter akan membuat ruangan tidak dingin jika konsumsi daya listrik semakin melemah.

Oleh karena itu, jika Anda menginginkan suhu udara yang selalu dingin dan lebih dingin setiap saat maka pilihlah PK lebih besar. Namun jika Anda tidak keberatan konsumsi daya berkurang saat suhu diinginkan tercapai maka Anda bisa pilih AC Inverter dengan besar PK yang sesuai standar. 

Leave a Comment