Review Fujifilm X-T20 Mirrorless Spesifikasi Terbaru

Fujifilm X-T20 merupakan kamera mirrorless yang dirilis oleh Fuji pada tahun 2017 sebagai penerus X-T10. Kamera mirrorless ini memiliki desain kamera analog yang memberikan kesan klasik atau vintage. Bagi Anda penggemar barang-barang klasik, X-T20 memadukan kecanggihan teknologi terkini milik Fuji, namun dengan tampilan yang retrospektif. Kamera ini juga memiliki kemampuan yang hampir setara dengan kamera DSLR yang mana bagi fotografer kamera ini mampu memenuhi syarat. Mengapa bisa dikatakan begitu? Kamera ini memiliki kualitas sensor, dukungan lensa, kendali untuk setting, jendela bidik, flash hot shoe, dan built-in flash, layar sentuh dan WiFi yang sangat mumpuni. Namun, alih-alih keluar dengan ukuran yang besar, kamera ini memiliki ukuran yang ringkas. Anda tidak perlu repot-repot membawa kamera ini ketika bepergian ke tempat-tempat yang sedang Anda kunjungi. Walaupun kamera ini memiliki banyak kelebihan yang dapat memenuhi kebutuhan para fotografer, kamera ini disayangkan tidak memiliki fitur weathersealed yang mampu menjadi pelindung ketika digunakan dikala hujan.

Review Fujifilm X-T20 Mirrorless Spesifikasi Terbaru

Performa Kamera Mirrorless Fujifilm X-T20

Kamera mirrorless besutan salah satu brand kamera dari Jepang ini dihadirkan dengan sensor APC-C CMOS 24 MP X-Trans. Selain itu, kamera berukuran ringkas ini memiliki autofokus hybrid dengan 235 titik, dan juga mampu merekam video 4K. Momen yang Anda abadikan berbentuk video pun terlihat lebih tajam dan jernih karena resolusi tinggi tersebut. Hal lain yang membuat produk ini istimewa adalah terdapatnya layar sentuh. Umumnya kamera Fuji tidak memiliki layar sentuh. Bagi Anda yang sedang mencari sebuah kamera yang menghasilkan jepretan dengan noise rendah, dan beragam pilihan simulasi film, Fujifilm X-T20 bisa menjadi pilihan utama ketika Andingin membeli kamera.

Review Fujifilm X-T20 Mirrorless Spesifikasi Terbaru

Namun ketika menggunakan kamera mirrorless ini, Anda harus terbiasa dengan mode eksposurenya yang berbeda dengan kamera lain walaupun ketika Anda ingin mengganti mode ke full auto dengan menggeser tuas ke mode auto. Namun menurut kami, hasil dari mode autonya masih dalam kategori aman. Bila Anda ingin hasil yang lebih, Anda dapat memanfaatkan mode Scene seperti Potrait, Landscape, Night, Sunset, dan yang lainnya.

Ketika membeli kamera mirrorless ini, Anda mendapatakan lensa Fujinon XF 18-55mm yang dijual sepaket. Kamera ini umumnya memiliki ciri khas ring pengaturan aperture/diafragma layaknya kamera klasik. Bagi Anda yang belum pernah mencoba atau menggunakan kamera zaman dulu, Anda harus terbiasa ketika ingin mengganti aperture. Kamera ini hadir dengan ISO dimulai dari ISO 200. Bagi Anda yang lebih sering menggunakan kamera seperti Nikon dan Canon, kamera ini cukup familiar karena ISO autonya yang memudahkan Anda ketika ingin memotret dengan cepat tanpa harus mengaturnya satu-persatu.

Kualitas Gambar Kamera Mirrorless Fujifilm X-T20

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, kamera ini hadir dengan sensor APC-C CMOS 24 MP X-Trans dan lensa XF 18-55mm OIS. Sensor yang digunakan pada kamera ini merupakan upgrade dari seri sebelumnya yakni, X-T10 yang resolusinya hanya 16 MP. Tak hanya itu saja, kamera ini dilengkapi dengan berbagai simulasi film. Masing-masing memiliki saturasi warna yang berbeda. Kami merekomendasikan Anda untuk menggunakan ProNeg Std untuk memotret objek seperti manusia, dan Vivid (Velvia) untuk memotret objek pemandangan. Anda dapat juga mengatur warna, highlight, dan bayangan sesuai dengan apa yang Anda inginkan.

Review Fujifilm X-T20 Mirrorless Spesifikasi Terbaru

Ketika dicek karakter noisenya, pada ISO 3200, tampak terlihat noisenya. Namun detilnya masih terlihat cukup jelas. Pada ISO 12800, noisenya semakin terasa dan detilnya semakin memburam. Walaupun ketika menggunakan ISO 6400 keatas, warna yang dihasilkan kamera ini tetap terjaga. Kamera ini juga mampu mencari fokus dengan cepat. Untuk jepretan kontinu CH, kamera ini mampu menghasilkan kinerja yang luar biasa dengan frame rate 8 fps dan 14 fps. Kami tidak menemukan black out. Satu hal lagi yang membuat kamera ini menarik daripada seri pendahulunya adalah adalah skenario untuk mode fokus AF-C. Anda akan menemukan 5 set skenario benda bergerak.

Kesimpulan

Kamera ini adalah kamera mirrorless berukuran ringkas dan dengan desain vintage yang mampu menunjukkan kinerja yang luar biasa. Hasil foto yang Anda dapatkan pun sangat memuaskan. Untuk merekam video pun juga dapat diandalkan. Bila Anda tertarik untuk membelinya Anda dapat merogoh kocek sebesar Rp 13,500,000.

Sensor
Resolusi Kamera24.3 Megapiksel
Resolusi Maksimal3840 x 2160 piksel
Rasio Gambar1:1, 3:2, 16:9
Ukuran SensorAPS-C (23.6 x 15.6mm)
Tipe SensorCMOS
ProcessorX-Processor Pro2
Optik dan Fokus
AutofocusTracking, Single, Continuous, Touch, Face Detection, Live View
Digital ZoomYes
Manual FocusYes
Fitur Image
ISO200 – 12,800
White Balance 7
Image StabilizationNo
Format GambarRAW
Resolusi Video3840 x 2160
Format VideoH.264
Screen/Viewfinder
Jenis LayarLCD TFT, Touch Screen
Ukuran Layar3 inci
Resolusi layar1,040,000 dots
Viewfinder Electronic
Coverage100%
Magnification0.93x
Fitur Lainnya
Shutter Speed30 sec – 1/4000 sec
Aperture PriorityYes
Shutter PriorityYes
Manual ExposureYes
Continuous Shoot8.0 fps
Metering ModeMulti, Center Weighted, Average, Spot
Exposure ±5 (at 1/3 EV steps)
Konektivitas
USBUSB 2.0
HDMIYes
MicrophoneYes
HeadphoneNo
Wi-FiYes
BluetoothYes
Remote ControlYes (via smartphone, cable release)

 

Leave a Comment