7 Cara Menghemat Listrik AC yang Benar Supaya Gak Boros

Buat pengguna AC pasti kadang dibayangi rasa khawatir tagihan listrik membengkak. Melalui artikel ini, Gagastekno akan berbagi tips bagaimana cara menghemat listrik AC dengan benar. Tanpa disadari saat ini banyak konsumen yang secara tidak sadar melakukan kesalahan fatal yang membuat tagihan listrik semakin membengkak dan AC cepat rusak.

cara menghemat listrik ac

Beberapa pengguna mungkin ada yang menyalahkan merk AC jika tagihan listriknya makin mahal. Apalagi kalau AC tidak dingin lagi atau kompresor jebol. Masalah tagihan listrik yang jebol atau AC cepat rusak sebenarnya bisa dihindari kalau kita mengerti bagaimana cara menggunakan AC yang benar.

Berikut ini kami rangkum beberapa tips yang berguna untuk menghemat listrik AC dan tetap awet.

1. Pilih AC yang Hemat Listrik

Cara pertama untuk menghemat listrik AC adalah dengan memilih AC yang hemat listrik atau AC Low Watt. Sebelum membeli AC perhatikan dulu berapa besar watt listrik yang dibutuhkan AC. Setelah itu, bandingkan dengan AC lain yang sejenis. Pilih AC yang yang konsumsi watt-nya paling kecil. Pastikan juga AC tersebut sudah memiliki fitur khusus untuk menghemat konsumsi listrik saat suhu dingin sudah tercapai. Pada dasarnya, AC Low Watt berbeda dari AC biasa. AC Low Watt memiliki kompresor lebih kecil sehingga daya listriknya lebih rendah.

2. Pilih AC Jenis Inverter

Gagastekno juga menyarankan Anda memilih AC jenis Inverter. AC Inverter lebih baik dari AC Low Watt. Saat suhu udara sudah sama seperti yang di seting pada remote, AC menggunakan listrik lebih sedikit dibanding saat pertama kali dinyalakan. Selain lebih hemat listrik, AC inverter juga lebih nyaman digunakan di kamar karena suhu udara lebih stabil, tidak turun naik.

3. Pilih PK AC yang Tepat

Sebelum beli AC, lebih baik Anda tahu berapa luas ruangan yang akan dipasangi AC. Gagastekno pernah bahas bagaimana cara menghitung PK AC sesuai luas ruangan. Banyak orang menganggap PK AC yang besar bikin udara cepat dingin, padahal itu salah besar. Yang dijadikan patokan untuk memilih PK AC adalah luas ruangan.

Misalnya, ruangan seluas 3 x 4 meter persegi. Idealnya menggunakan AC dengan 1/2 PK. Jika Anda memaksakan pakai AC 1 PK atau di atasnya, udara memang bisa lebih cepat dingin, tapi listrik jadi boros. Sebaliknya, jika kamu menggunakan AC 1/2 PK di ruangan seluas 4 x 5 meter persegi, AC bisa cepat rusak karena dipaksa terus menerus mendinginkan ruangan yang kapasitas Btu-nya lebih besar dari yang sanggup dihasilkan. Selain itu, PK AC yang lebih kecil dari luas ruangan membuat proses pendinginan ruangan jadi lebih lama.

4. Jangan Atur Suhu Remote 16 Derajat Celcius

Perlu diingat kalau kita ini tinggal di negara tropis. Suhu udara paling dingin di Indonesia mungkin hanya berkisar 18 – 19 derajat Celcius. Suhu sedingin itu hanya bisa didapatkan di daerah pegunungan yang jauh dari kota atau paparan polusi. Maka akan sangat tidak mungkin jika Anda ingin mengubah suhu kamar menjadi 16 derajat Celcius, terlebih jika tinggal di tengah kota Jakarta yang panas.

tips menghemat listrik ac

Asalkan sudah memilih PK dan Btu yang tepat sesuai luas ruangan, maka itu sudah lebih dari cukup untuk mendinginkan ruangan. Gagastekno sarankan memilih setingan suhu 24 derajat Celcius pada remote dan Fan Speed Auto supaya AC tidak cepat rusak. Mengubah suhu kamar menjadi 24 derajat Celcius adalah hal yang paling masuk akal jika kita tinggal di negara tropis. Dengan begini, AC tidak terus menerus bekerja menurunkan suhu ruangan menjadi 16 derajat, yang tidak mungkin untuk dicapai.

5. Jangan Terlalu Sering Buka Tutup Pintu

Terlalu sering buka tutup pintu akan menaikan suhu ruangan yang sudah didinginkan. Akibatnya AC harus bekerja ekstra kembali untuk mendinginkan ruangan. Jika terus menerus begini, AC akan memakan daya listrik yang jauh lebih besar. Selain itu, akan berdampak buruk pada unit AC dalam jangka panjang. Karena dipaksa bekerja maksimal terus menerus, komponen AC jadi cepat aus dan akhirnya rusak.

6. Cuci dan Service AC 2 Bulan Sekali

Saat filter, evaporator, dan kipas AC kotor, AC akan membutuhkan daya ekstra untuk mendinginkan ruangan. Contohnya, AC baru pasti lebih dingin dibanding AC yang lama dan kotor. Ini karena kipas butuh berputar lebih kencang dari biasanya untuk menghasilkan udara dingin. Karena harus bekerja lebih keras, otomatis konsumsi daya listriknya lebih besar.

cara menghemat listrik ac yang benar

Supaya AC bisa bekerja optimal seperti baru, disarankan untuk membersihkan AC minimal 2 bulan sekali tergantung pemakaian. Jika pemakaian AC cukup intens disarankan untuk membersihkannya 1 bulan sekali. Lalu untuk Anda yang tinggal di area dekat pantai, disarankan bersihkan AC dengan air PAM atau air minum isi ulang. Jangan gunakan air tanah karena bisa menyebabkan karat akibat korosi dari air payau.

7. Atur Durasi Penggunaan AC Sesuai Kebutuhan

Tagihan listrik jadi boros karena kita kurang bijak dalam mengatur waktu pemakaian AC. Misalnya kita nyalakan AC jauh sebelum waktu tidur dan tidak segera mematikannya setelah bangun akan membuat tagihan listrik Anda terus membengkak. Ada baiknya gunakan fitur Timer untuk mematikan AC secara otomatis. Jadi saat kamu sudah tidur lelap, AC akan mati dan pastikan ruangan tetap tertutup agar suhu dingin bisa bertahan lebih lama.

Itulah 7 tips menghemat listrik AC yang benar dan mudah. Asalkan dilakukan dengan benar dan disiplin, AC kamu bisa bekerja optimal seperti baru. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment