Jenis AC Berdasarkan Tipe, Kapasitas, dan Kegunaannya

Jenis AC yang dijual di pasaran ada banyak. Saat ini Anda bisa menemukan berbagai macam dan jenis AC sesuai tipe, kapasitas, dan kegunaannya dengan mudah. Berbagai jenis AC bisa Anda temukan baik di toko online atau offline (pasar atau toko). AC sangat bermanfaat untuk orang-orang yang tinggal di negara tropis seperti Indonesia. Dengan menggunakan AC di rumah, toko, atau kantor, semua orang di dalamnya akan selalu merasa sejuk dan nyaman.

Di Indonesia sendiri, AC bukan merupakan barang yang asing. Hampir semua tempat yang kita kunjungi sudah memasang AC, seperti: kantor, mall, mini market, hingga sekolah/kampus. Jika selama ini Anda hanya tahu 1  atau 2 jenis AC saja, kali ini kami akan membahas beberapa jenis AC yang biasa digunakan di banyak tempat. Masing-masing jenis AC pastinya memiliki kapasitas atau kemampuan yang berbeda tergantung tempat di mana AC tersebut digunakan. Misalkan AC yang dipasang di Mall tentunya bukan AC yang digunakan di dalam rumah, begitu juga sebaliknya.

Jenis AC

Sebelum menentukan jenis AC yang paling cocok dengan kebutuhan Anda, perhatikan dulu luas ruangan dan estimasi banyaknya orang yang beraktivitas dalam ruangan tersebut. Mengenal luas ruangan sangat penting untuk menentukan jenis AC dan kapasitas berapa yang cocok untuk ruangan Anda. Luas ruangan sangat erat kaitannya dengan kapasitas AC yang biasa disebut dengan istilah PK (paardekracht/horse power). Berikut ini jenis AC berdasarkan kapasitasnya:

Jenis AC berdasarkan Kapasitas PK

Berikut ini adalah panduan untuk mengetahui ukuran PK atau kemampuan AC berdasarkan luas ruangan. Untuk mendapatkan hasil dingin yang maksimal sesuaikan besaran PK dengan luas ruangan Anda. Perhitungan PK AC bisa dihitung dengan cara = (luas ruangan dalam m2) x 500. Hasil perhitungan tersebut akan menghasilkan satuan BTU/h (British Thermal Unit Per Jam). Ukuran PK yang dibutuhkan kemudian bisa ditentukan dengan pedoman berikut:

  • 0.5 PK = 5000 BTU/h, cocok untuk luas ruangan 10 m2 ke bawah
  • 0.75 PK = 7000 BTU/h, cocok untuk luas ruangan hingga 14 m2
  • 1 PK =  9000 BTU/h, cocok untuk luas ruangan hingga 18 m2
  • 1.5 PK = 12000 BTU/h, cocok untuk luas ruangan hingga 24 m2
  • 2 PK = 18000 BTU/h, cocok untuk luas ruangan hingga 36 m2.

Dari nilai pedoman PK di atas, bisa disimpulkan bahwa semakin tinggi PK maka semakin luas ruangan yang bisa dicakup. Artinya jika Anda memiliki ruangan yang sangat luas, Anda juga harus memilih AC yang memiliki PK besar. Apa jadinya jika ruangan luas tapi pakai AC PK kecil? Tentu hasil pendinginan tidak maksimal bahkan bisa jadi ruangan tidak terasa sejuk sama sekali. PK AC yang lebih kecil dari seharusnya juga membuat waktu untuk mendinginkan ruangan jauh lebih lama.

Jenis AC Berdasarkan Kegunaannya

Berikut ini adalah jenis AC berdasarkan keguanaanya. Beberapa AC memiliki kapasitas dan kegunaan masing-masing. Sebagai contoh AC yang biasa digunakan di rumah berbeda jenisnya dengan AC yang digunakan di Mall. Apa saja jenis-jenis AC berdasarkan kegunaanya.

1. AC Split Wall (Ductless)

AC Split adalah jenis AC yang digunakan di rumah atau ruko kecil. Kata “Split” merujuk kepada bagian AC yang terbagi menjadi 2 unit, yaitu unit indoor dan unit outdoor yang berfungsi sebagai kompresor, expansion valve, dan kondensor. AC Split biasanya ditempel di dinding dan untuk memasangnya membutuhkan bantuan teknisi khusus yang sudah ahli. Jenis AC ini paling cocok untuk Anda yang ingin menggunakan AC namun tidak memiliki cukup banyak tempat. AC Split biasanya memiliki kapasitas 0.5 PK hingga 2PK.

Jenis AC

2. AC Cassette

Jenis AC Cassette paling banyak digunakan di lingkungan usaha, kantor, mall, toko, dan lain sebagainya. AC ini sama seperti AC Split yang terbagi menjadi 2 unit yaitu unit indoor dan outdoor. Namun perbedaan yang paling mencolok adalah dari bentuk dan penempatannya. AC Cassette biasanya berbentuk persegi dan bisa mengarahkan udara dingin ke segala arah. Dari penempatannya, AC jenis ini biasa dipasang di langit-langit. Untuk memasang AC jenis Cassette dibutuhkan bantuan teknisi khusus dan waktu lebih lama. Kapasitas AC Cassete lebih besar dari Split yaitu mulai dari 1 PK hingga 6 PK.

Jenis AC

3. AC Central

AC jenis Central biasa digunakan di ruangan yang lebih besar seperti mall, kantor, atau hotel. Jenis AC Central memiliki kompresor besar dan satu unit outdoor yang berfungsi sebagai condensing unit. Sementara itu, bagian dalam yang bernama internal evaporative unit diletakan di bagian dalam gedung untuk mengeluarkan udara dingin. AC Central bekerja dengan cara mendinginkan udara di luar ruangan kemudian dialirkan lagi ke dalam gedung. Jenis AC Central biasanya memiliki kapasitas pendinginan 10PK hingga 20 PK.

Jenis AC

4. AC Standing Floor

AC Standing Floor memiliki kapasitas sama seperti AC Split yakni 1PK hingga 2PK. Hanya saja dari segi instalasi AC Standing Floor lebih mudah dan bisa dipindah-pindah. AC ini memiliki sistem pendingin yang bekerja di bagian bawah dan menghembuskan udara dingin dari bagian atas. Karena AC Standing Floor termasuk AC yang praktis, oleh karena itu jenis AC ini paling banyak digunakan pada acara-acara khusus seperti: pernikahan, ulang tahun, hajatan, dan lain sebagainya. Beberapa produsen AC memproduksi AC jenis Standing Floor dengan kapasitas yang lebih besar hingga 5PK agar bisa digunakan di ruangan lebih besar.

Jenis AC

5. AC Portable

AC Portable dan AC Standing sering dianggap sama, padahal keduanya sama sekali berbeda. Unit indoor dan outdoor AC portable digabung dalam 1 unit sehingga wajar memiliki suara lebih berisik dibanding AC standing. Selain itu, AC portable juga membutuhkan bak penampung air pengembunan. Di bagian belakang AC portable terdapat selang untuk mengeluarkan hawa panas dari mesin. Ujung selang lebih baik diletakkan di luar ruangan agar ruangan dingin maksimal. Kapasitas AC portable sama dengan AC Split yakni antara 1PK hingga 2PK.

Jenis AC

Jenis AC ada banyak. Anda bisa memilih jenis AC yang tepat sesuai luas ruangan dan tujuan penggunaanya. Jangan sampai salah pilih AC. Sebelum memilih jenis AC pastikan dulu Anda tahu berapa besar PK yang dibutuhkan lalu sesuaikan dengan luas ruangan yang ada. Untuk penggunaan pastikan Anda memilih jenis AC yang mudah dipasang dan dirawat sesuai jenis bangunannya, apakah itu rumah, toko, atau kantor.

Leave a Comment