Cara Kerja Kopling, Beserta Pengertian dan Fungsinya

Cara kerja kopling – Bagi Anda pengendara mobil atau motor, Anda tentu tahu apa komponen yang bernama kopling. Apalagi Anda yang mengendarai mobil atau motor bertransmisi manual. Kopling tidak hanya digunakan untuk mengganti gigi pada transmisi, namun juga untuk mengerem. Kopling pada mobil berbentuk pedal, sedangkan untuk motor berbentuk tuas yang ada pada stang. Bentuknya tidak berbeda dengan rem depan pada motor manual.

Menurut pengertiannya, kopling merupakan pada mobil atau motor yang mengkoneksikan poros engkol dengan poros roda gigi transmisi. Bila merujuk dari kata asalnya, kopling sendriri berasal dari kata couple/coupling. Penyebutan kopling di luar negeri berbeda dengan apa yang disebutkan di Indonesia. Kopling sendiri memiliki istilah lain yakni clutch terutama di luar negeri. Kopling memiliki fungsi untuk mengatur daya yang disalurkan dari mesin ke transmisi, yang nanti transmisi tersebut mengubah kecepatan mesin sesuai dengan yang pengguna atur. Selanjtunya kami akan menjelaskan cara kerja kopling.

Cara Kerja Kopling, Beserta Pengertian dan Fungsinya

Cara Kerja Kopling

Pada dasarnya kopling mobil memiliki komponen pendukung yang memiliki fungsi yang berbeda-beda. Sebelum Anda mengetahui cara kerja kopling, Anda sebaiknya mengetahui komponen-komponen penting pada koplingnya itu tersebut. Berikut komponen-komponen tersebut.

Cara Kerja Kopling, Beserta Pengertian dan Fungsinya

1. Unit Kopling

Komponen init terdiri dari tiga macam komponen utama diantaranya adalah plat kopling, kampas kopling, plat tekan, dan pegas kopling. Plat kopling atau plat kopling berfungsi sebagai penghubug putaran mesin ke transmisi. Bisa disimpulkan bahwa plat kopling ini berkerja dengan meneruskan tenaga mesin yang berasal dari flywheel menuju pressure plate, yang kemudian diteruskan ke input shaft transmisi.

Selain itu, kampas kopling terkoneksi dengan alur input shaft transmisi. Maka dari itu, jika kopling berputar, transmisi akan berputar secara otomatis. Di samping itu, ada komponen lain yang dinamakan kampas kopling yang disusun dari komponen-komponen penyusunnya yan diantaranya adalah facing, torsion, dumper, paku keling, dan cushion plate. Komponen-komponen tersebut terbuat dari bahan khusus karena ditujukan untuk tahan dari tarikan dan kejutan. Namun, Anda harus menggunakannya dengan hati-hati karena jika tidak benar menggunakannya, kampas kopling akan aus.

2. Tutup Kopling (Clutch Cover)

Komponen ini merupakan komponen utama pada kopling. Komponen ini dikaitkan dengan flywheel yang sesuai dengan putaran mesin. Pada clutch cover terdapat bagian lain yakni pegas kopling dan plat tekan. Ada dua jenis tutup kopling yang digunkana, diantaranya diaphragm spring clutch cover (tutup kopling dengan tipe pegas diafragma), dan tutup kopling dengan pegas coil.

3. Mekanisme Penggerak

Mekanisme penggerak berfungsi untuk mengoperasikan kopling. Komponen ini akan melakukan perpindahan gigi ketika Anda akan menginjak pedal kopling. Komponen ini memiliki dua jenis tipe yakni mekanis dan hidraulik. Perbedaannya dapaat dilihat dari jenis mesin penggerak yang ada pada komponen penyusunnya. Mekanisme penggerak bertipe mekanis terdiri atas clutch pedal, clutch release cable, clutch release lever, release fork, dan clutch cover. Sedangkan pada tipe hidrolik, terdiri dari clutch pedal, master cylinder, flexible hose, release fork, release cylincer, dan clutch cover.

Cara Kerja Kopling Mobil

Cara Kerja Kopling Pada Saat Diinjak

Ketika menginjak pedal kopling pada mobil, release fork akan menekan release bearing dan juga menekan diagragma spring. Selanjutnya, pegas akan mengangkat pressure plate. Plat kopling akan terbebas dan putaran mesin tidak akan diteruskan ke transmisi.

Cara Kerja Kopling Pada Saat Dilepas

Ketika dilepas, release fork akan kembali ke posisi awal, dan release bearing tidak akan menekan diafragma spring seperti pada saat kopling diinjak. Pada keadaan dilepas, pressure plate akan kembalik menekan plat kopling dengan flywheel. Oleh karena itu, putaran dari mesin diteruskan ke transmisi.

Cara Kerja Kopling, Beserta Pengertian dan Fungsinya

Cara Kerja Kopling Ganda

Kopling jenis ini terdiri dari dua kopling yakni kopling primer dan sekunder. Kerja dari kopling primer berdasarkan gaya sentrifugal, sedangkan cara kerja kopling sekunder berdasarkan prinsip konvensional yang biasa disebut dengan garpu kopling.

Cara Kerja Kopling, Beserta Pengertian dan Fungsinya

Cara Kerja Kopling Otomatis

Cara kerja kopling jenis ini diatur oleh tinggi rendahnya putaran mesin mobil. Kopling jenis ini tidak terdapat perlengkapan handle. Untuk menggantikan handle tersebut, terdapat bebrapa komponen khusus untuk menggerakan kopling jenis ini.

1. Rol pemberat: Alat yang berguna untuk menekan plat dasar ketika mobil digas
2. Pegas kopling: Alat yang berguna ketika mesin dalam keadaan hidup dan pada posisi netral.
3. Pegas pengembali: berfungsi unutk mengembalikan posisi masuk ke posisi netral dengan cepat.

Demikian cara kerja kopling, beserta pengertian, dan fungsinya. Sudah lengkap bukan? Untuk penjelasan lebih lengkap, Anda dapat menanyakan ke bengkel atau ahli. Kopling merupakan komponen penting yang ada pada kendaraan Anda, dan sebaiknya Anda memahami dan mengerti bagaimana kopling ini bekerja. Kami harap artikel ini bermanfaat dan berguna untuk Anda.

Leave a Comment